Wadidaw!! CV.Cangkring Mulya Karya menjadi sorotan publik Diduga Menjadi Ajang Korupsi, Aktivis Minta untuk Segara Evaluasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKBERITA.TV, Tangerang – Pemagaran Makam Setu, RT/01 RW/02, Desa Panongan, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan oleh CV Cangkring Mulya Karya melalui Dinas Perumahan Permukiman dan Pemakaman diduga tidak sesuai spesifikasi standar maupun kualitasnya. Kamis, 21/05/2026.

Dari hasil pengamatan, Pemagaran Makam dengan nilai anggaran sekiranya hampir menyentuh nominal Rp.150 Juta tersebut diduga menggunakan material besi banci sebagai struktur bangunannya. Tentu saja hal demikian dapat mengurangi daya tahan dan kekuatan bangunan akan menurun, sehingga masa pemanfaatannya tidak akan bertahan dalam waktu jangka panjang.

Baca Juga :  Aktifis Tangerang Gelar Kongkow Kerakyatan" Netralitas ASN Dalam Kontestasi Politik"

Saat dijumpai, salah seorang pekerja mengaku tidak mengetahui siapa pelaksana dari proyek yang dikerjakannya, karena dia menerima upah bukan langsung dari pihak kontraktor, namun melalui rekan sejawatnya yang memberinya pekerjaan.

“Nggak tahu pelaksananya siapa, Pengawas Pelaksana nggak pernah lihat ke lokasi,” jelas Pekerja yang tidak menyebutkan namanya.

Sementara, Basit yakni pelaksana proyek Pemagaran Makam tersebut terkesan menghindar dan enggan untuk merespon Wartawan ketika dikonfirmasi mengenai indikasi penggunaan material besi banci.

Menanggapi hal itu, Septrian yakni Aktivis Pengamat Pembangunan meminta dengan tegas kepada pengawas Dinas Perkim untuk segera mengevaluasi proyek tersebut dengan cara mengganti besi yang terindikasi tidak sesuai ukuran standarnya alias banci.

Baca Juga :  Menimba Ilmu Dan Pengalaman,PUK SP LEM SPSI PT Duta Nichirindo Pratama Kunjungi Rumah LEM Banten

“Bongkar yang lama, lalu diganti disesuaikan dengan besi yang ukuran full, karena percuma membangun kalau cuma buat ajang buang-buang anggaran tanpa memperhatikan spesifikasi dan kualitasnya, kontraktor seperti ini mendingan di black list saja, jangan dikasih proyek lagi, karena banyak dugaan penyimpangan,”tegas Suprayitno kepada Wartawan.

Sampai berita ini diterbitkan Pengawas belum mengambil langkah evaluasi proyek, publik masih menunggu ketegasan Pengawas Perkim.

Penulis : red

Berita Terkait

New Sakera Production Siap Guncang Rancagong, Hadirkan Hiburan Masyarakat
New Sakera Production Siap Guncang Rancagong, Hadirkan Hiburan Masyarakat
BPN Sebut Lahan Warga Terindikasi Aset TNI AD, Masyarakat Rancagong Tagih Bukti dan Dasar Hukumnya
LSM KDM Soroti Proyek Galian Kabel SKTM 20 KV Milik PLN Di Sukamulya, Diduga APD Dan Rambu Serta SOP Diabaikan.
Bangunan Indomaret Cimone Jaya Tak Kunjung Disegel: Satpol PP Diduga Mandul
Proyek Hotmix Kualitas Rendah dan Sangat Tipis, Aktivis Minta Proyek Hotmix di Kelurahan Medang digelar ulang
Wadidaw!! Proyek Saluran Air di Medang Lestari Disorot Aktivis, Diduga Dikerjakan Asal Jadi
Kisah Pilu Pasien Miskin di Tangerang, Keluarga Jual Motor Demi Bayar Rumah Sakit
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:51 WIB

New Sakera Production Siap Guncang Rancagong, Hadirkan Hiburan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:22 WIB

New Sakera Production Siap Guncang Rancagong, Hadirkan Hiburan Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:00 WIB

BPN Sebut Lahan Warga Terindikasi Aset TNI AD, Masyarakat Rancagong Tagih Bukti dan Dasar Hukumnya

Senin, 1 Juni 2026 - 17:44 WIB

LSM KDM Soroti Proyek Galian Kabel SKTM 20 KV Milik PLN Di Sukamulya, Diduga APD Dan Rambu Serta SOP Diabaikan.

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:08 WIB

Bangunan Indomaret Cimone Jaya Tak Kunjung Disegel: Satpol PP Diduga Mandul

Berita Terbaru

error: Content is protected !!