Gelombang Protes Kembali Mengguncang SMAN 32, Warga Desak Evaluasi Total SPMB

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

KLIKBERITATV.COM,‎Tangerang – Polemik pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Provinsi Banten kembali memicu gelombang aksi. Ratusan massa memadati halaman depan SMAN 32 Kabupaten Tangerang untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menuntut transparansi dalam proses penerimaan peserta didik, Rabu (1/7/2026).

‎Dengan membawa spanduk dan menyampaikan orasi secara bergantian, massa mempertanyakan pelaksanaan SPMB yang dinilai masih menyisakan banyak tanda tanya di tengah masyarakat. Mereka mendesak agar seluruh proses seleksi dilaksanakan secara terbuka, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap sistem penerimaan siswa baru.

‎Dalam aksi tersebut, massa juga mendesak Gubernur Banten dan Dinas Pendidikan Provinsi Banten untuk tidak menganggap persoalan ini sebagai hal yang sepele. Menurut mereka, apabila polemik serupa terus berulang setiap tahun, maka hal itu menjadi sinyal bahwa sistem dan pelaksanaannya perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Baca Juga :  Diduga Dipukul dengan Helm, Dua Warga Curug Jadi Korban Pengeroyokan Oknum Matel

‎Salah seorang perwakilan massa, Yasin Supriatna menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap masa depan pendidikan.

‎”Kami meminta Gubernur Banten dan Dinas Pendidikan Provinsi Banten untuk tidak menutup mata terhadap keresahan masyarakat. Aksi ini adalah suara para orang tua dan warga yang menginginkan keadilan dalam dunia pendidikan. Kami berharap aksi ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan masyarakat yang tinggal di sekitar sekolah negeri memiliki kesempatan yang lebih adil untuk memperoleh pendidikan. Jangan sampai sekolah negeri berdiri di tengah masyarakat, tetapi masyarakat di sekitarnya justru merasa semakin sulit mengaksesnya,” tegas Yasin.

‎Dalam dialog yang berlangsung, perwakilan pihak sekolah menyampaikan bahwa mereka menerima dan menampung seluruh aspirasi masyarakat untuk kemudian diteruskan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Banten sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi.

Baca Juga :  MTQ ke-23 Ditutup, Dr. Nurdin: Terus Syiarkan Al- Qur'an untuk Keberkahan Kota Tangerang

‎Sementara itu, Kepala SMAN 32 Kabupaten Tangerang tidak hadir dalam dialog dengan massa aksi. Ketidakhadiran tersebut menjadi sorotan peserta aksi yang berharap pihak sekolah dapat memberikan penjelasan secara langsung terkait berbagai aspirasi yang disampaikan.

‎Massa menegaskan bahwa aksi tersebut bukan sekadar bentuk protes, melainkan dorongan agar pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan SPMB. Mereka berharap transparansi, akuntabilitas, dan pemerataan akses pendidikan benar-benar diwujudkan, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan di sekolah negeri tanpa menimbulkan polemik yang terus berulang dari tahun ke tahun.

Penulis : Zhun Cs.

Berita Terkait

Digelar Sangat Tipis, Aktivis Minta Camat Panongan Agar Proyek Hotmix di Mekarbakti Segera Digelar Ulang
Pelaksanaan Proyek Turap di Bojong Nangka Sudah Sesuai Prosedur, LipanHam : Kritik Harus Sesuai Fakta Jangan Tendensius atau Pendapat Pribadi
Hendra Primitif Dorong Dinas Sosial dan Kesbangpol Rangkul Pengamen Jalanan, Ketua Komunitas Berharap Ada Perhatian Nyata dari Pemerintah
Galian Tanah Diduga Ilegal di Binong Belum Tersentuh Penindakan, Aktivis: Tegakkan Aturan, Jangan Hanya Datang ke Lokasi
Tegas: Gunawan LSM PEMI Angkat Bicara, Dugaan Galian Tanah Tanpa Izin di Jalan Raya Binong Dinilai Langgar Aturan
Semangat Gotong Royong Tak Pernah Padam, Warga Kampung Cijengir Swadaya Benahi Drainase Rusak
Hendra Primitif Apresiasi Komitmen Bupati Maesyal Rasyid dalam Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bukti Nyata Tanggung Jawab Pemerintah
CEO KlikBeritaTV Didin Baharudin Sampaikan Ucapan Selamat Hapy Milad kepada A. Kurniawan (Omesh), Ketua RW 07 Desa Cukanggalih 1
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:19 WIB

Digelar Sangat Tipis, Aktivis Minta Camat Panongan Agar Proyek Hotmix di Mekarbakti Segera Digelar Ulang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:38 WIB

Pelaksanaan Proyek Turap di Bojong Nangka Sudah Sesuai Prosedur, LipanHam : Kritik Harus Sesuai Fakta Jangan Tendensius atau Pendapat Pribadi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:47 WIB

Hendra Primitif Dorong Dinas Sosial dan Kesbangpol Rangkul Pengamen Jalanan, Ketua Komunitas Berharap Ada Perhatian Nyata dari Pemerintah

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:48 WIB

Galian Tanah Diduga Ilegal di Binong Belum Tersentuh Penindakan, Aktivis: Tegakkan Aturan, Jangan Hanya Datang ke Lokasi

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:39 WIB

Tegas: Gunawan LSM PEMI Angkat Bicara, Dugaan Galian Tanah Tanpa Izin di Jalan Raya Binong Dinilai Langgar Aturan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!