Maryono Bubarkan Kobam, Ini Kata Pimpinan DPRD Tangerang Usai Insiden Pemukulan Terhadap Wartawan

Rabu, 4 Juni 2025 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang,Klikberitatv.com-Ketua DPRD Kota Tangerang, Andri S. Permana, mengapresiasi keputusan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, yang membubarkan Komando Barisan Maryono (KOBAM) serta jaringan relawan pendukung lainnya.

Pernyataan itu disampaikan Andri usai insiden pemukulan terhadap seorang wartawan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota KOBAM saat peliputan. Menurutnya, langkah pembubaran ini bukan sekadar respons atas insiden tersebut, tetapi juga mencerminkan sikap kenegarawanan dalam menyikapi dinamika pasca-Pilkada.

“Pak Haji Maryono menunjukkan sikap luar biasa dengan membubarkan jaringan relawannya. Ini bukan hanya soal menindak oknum, tapi juga komitmen untuk mengakhiri euforia Pilkada dan fokus melayani masyarakat,” kata Andri di Gedung DPRD Kota Tangerang, Rabu, 4 Juni 2025.

Baca Juga :  Kapolres Metro Bekasi Kota Jenguk 17 Korban Kebakaran Cimuning, Salurkan Tali Asih dan Dukungan Moril

Andri menilai pembubaran KOBAM sebagai bentuk kedewasaan politik yang patut diapresiasi. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan mencegah potensi gesekan politik yang merugikan masyarakat.

“Tidak boleh ada lagi relawan yang justru mengganggu jalannya pemerintahan. Ini momentum penting untuk menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa seorang pemimpin sejati adalah yang mampu menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan kelompok atau politik.

“Pemimpin yang baik adalah yang memiliki posisi tegas dan berpihak kepada seluruh masyarakat. Hari ini, Pak Maryono menunjukkan hal itu,” tegas Andri.

Baca Juga :  Ketua Komisi 1 DPRD  Tangerang Dukung Program Pemkot Fasilitasi ASN Peroleh KPR

Andri pun mengajak seluruh elemen masyarakat dan pendukung kepala daerah untuk meneladani sikap tersebut. Ia berharap pembubaran KOBAM menjadi awal dari iklim demokrasi yang lebih sehat di Kota Tangerang.

“Ini saatnya kita bangun era baru yang lebih kondusif, di mana demokrasi dan kebebasan pers dijunjung tinggi sebagai fondasi pembangunan,” tuturnya.

Terkait insiden kekerasan terhadap jurnalis, Andri menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian.

“Kita percayakan sepenuhnya kepada kepolisian untuk menangani dan menuntaskan proses hukumnya,” pungkasnya.(red)

Berita Terkait

BPN Sebut Lahan Warga Terindikasi Aset TNI AD, Masyarakat Rancagong Tagih Bukti dan Dasar Hukumnya
LSM KDM Soroti Proyek Galian Kabel SKTM 20 KV Milik PLN Di Sukamulya, Diduga APD Dan Rambu Serta SOP Diabaikan.
Bangunan Indomaret Cimone Jaya Tak Kunjung Disegel: Satpol PP Diduga Mandul
Proyek Hotmix Kualitas Rendah dan Sangat Tipis, Aktivis Minta Proyek Hotmix di Kelurahan Medang digelar ulang
Wadidaw!! Proyek Saluran Air di Medang Lestari Disorot Aktivis, Diduga Dikerjakan Asal Jadi
Kisah Pilu Pasien Miskin di Tangerang, Keluarga Jual Motor Demi Bayar Rumah Sakit
Warga Sambut Antusias Pekerjaan Hotmix di Kampung. Pabuaran Curug Kulon
Tegas: Septrian Ketum Lsm KDM, Diduga Abaikan Standar Teknis, Proyek Hotmix di Curug Wetan Tipis Minim Pengawasan dan Tetap Berjalan Saat Hujan
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:00 WIB

BPN Sebut Lahan Warga Terindikasi Aset TNI AD, Masyarakat Rancagong Tagih Bukti dan Dasar Hukumnya

Senin, 1 Juni 2026 - 17:44 WIB

LSM KDM Soroti Proyek Galian Kabel SKTM 20 KV Milik PLN Di Sukamulya, Diduga APD Dan Rambu Serta SOP Diabaikan.

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:08 WIB

Bangunan Indomaret Cimone Jaya Tak Kunjung Disegel: Satpol PP Diduga Mandul

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:35 WIB

Proyek Hotmix Kualitas Rendah dan Sangat Tipis, Aktivis Minta Proyek Hotmix di Kelurahan Medang digelar ulang

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:04 WIB

Wadidaw!! Proyek Saluran Air di Medang Lestari Disorot Aktivis, Diduga Dikerjakan Asal Jadi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!