Tegas: Septrian Ketum Lsm KDM, Diduga Abaikan Standar Teknis, Proyek Hotmix di Curug Wetan Tipis Minim Pengawasan dan Tetap Berjalan Saat Hujan

Senin, 25 Mei 2026 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKBERITATV.COM ,Tangerang — Proyek pemeliharaan jalan lingkungan permukiman di Kampung Pondok Jengkol RT 02/RW 04, Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan.Pasalnya, pengerjaan hotmix jalan tersebut diduga terlalu tipis dan tidak sesuai spesifikasi teknis, Minggu (24/05/2026).

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut bersumber dari anggaran APBD dengan nilai Rp169.711.000 dan dikerjakan oleh CV. Cikal Lautan Rizki,Dari hasil pantauan awak media di lapangan, lapisan hotmix terlihat diduga sangat tipis sehingga menimbulkan pertanyaan terkait kualitas dan ketahanan jalan. Kondisi ini memicu dugaan adanya pengurangan volume material dalam pelaksanaan proyek.

Baca Juga :  Momentum HPN 2026 , DPD LSM GIAS Apresiasi Seluruh Insan Pers di Indonesia

selain itu di lapangan, sejumlah kendaraan pengangkut material hotmix masih keluar masuk area pekerjaan meski cuaca tidak mendukung proses pengaspalan.

Saat dikonfirmasi, salah satu pekerja yang mengaku sebagai pelaksana kegiatan, berinisial RF, membenarkan pekerjaan tetap berjalan.

“Iya bang, saya pelaksananya. Ini baru tiga mobil yang datang,” ujar RF singkat kepada awak media.

Pelaksanaan proyek di tengah hujan mendapat kritik dari aktivis sosial Septrian. Ia menilai pekerjaan tersebut terkesan dipaksakan dan dikhawatirkan berdampak terhadap kualitas hasil pengerjaan jalan.

“Bagaimana mau rapi hasil pekerjaannya kalau kondisi hujan tetap dipaksakan digelar. Agregat yang digunakan juga terkesan hanya formalitas,” tegas Septrian Ketum LSM KDM (Komando Demokrasi Masyarakat).

Baca Juga :  Bersama Forum Warga RW 04 Periuk, Abdul Azis Salurkan Bantuan Untuk Keperluan Pasca Banjir

Menurutnya, pekerjaan hotmix seharusnya memperhatikan standar teknis dan kondisi cuaca demi menjaga kualitas serta ketahanan jalan. Sebab, proses pengaspalan yang dilakukan saat permukaan jalan basah berpotensi mengurangi daya rekat material.

Ia juga meminta dinas terkait turun langsung melakukan pengawasan agar proyek yang menggunakan anggaran pemerintah tidak dikerjakan asal-asalan.

“Jangan sampai masyarakat dirugikan akibat pekerjaan yang tidak sesuai prosedur. Pengawasan harus diperketat,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak instansi terkait mengenai alasan pekerjaan tetap dilakukan saat hujan.

Penulis : Dn

Berita Terkait

New Sakera Production Siap Guncang Rancagong, Hadirkan Hiburan Masyarakat
New Sakera Production Siap Guncang Rancagong, Hadirkan Hiburan Masyarakat
BPN Sebut Lahan Warga Terindikasi Aset TNI AD, Masyarakat Rancagong Tagih Bukti dan Dasar Hukumnya
LSM KDM Soroti Proyek Galian Kabel SKTM 20 KV Milik PLN Di Sukamulya, Diduga APD Dan Rambu Serta SOP Diabaikan.
Bangunan Indomaret Cimone Jaya Tak Kunjung Disegel: Satpol PP Diduga Mandul
Proyek Hotmix Kualitas Rendah dan Sangat Tipis, Aktivis Minta Proyek Hotmix di Kelurahan Medang digelar ulang
Wadidaw!! Proyek Saluran Air di Medang Lestari Disorot Aktivis, Diduga Dikerjakan Asal Jadi
Kisah Pilu Pasien Miskin di Tangerang, Keluarga Jual Motor Demi Bayar Rumah Sakit
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:51 WIB

New Sakera Production Siap Guncang Rancagong, Hadirkan Hiburan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:22 WIB

New Sakera Production Siap Guncang Rancagong, Hadirkan Hiburan Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:00 WIB

BPN Sebut Lahan Warga Terindikasi Aset TNI AD, Masyarakat Rancagong Tagih Bukti dan Dasar Hukumnya

Senin, 1 Juni 2026 - 17:44 WIB

LSM KDM Soroti Proyek Galian Kabel SKTM 20 KV Milik PLN Di Sukamulya, Diduga APD Dan Rambu Serta SOP Diabaikan.

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:08 WIB

Bangunan Indomaret Cimone Jaya Tak Kunjung Disegel: Satpol PP Diduga Mandul

Berita Terbaru

error: Content is protected !!