Pemkot Tangerang Panen Cabe Dan Bawang Merah, Dr Nurdin : Perkuat Ketapang Dan Inflasi Daerah

Selasa, 10 Desember 2024 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang,Klikberitatv.com- Pemerintah kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen untuk menjaga ketahanan pangan ( Ketapang) sekaligus memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan terus menggaungkan Gerakan Tangerang Urban Farming dengan memanfaatkan pekarangan maupun lahan kosong yang ada.

Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, usai melaksanakan panen cabai dan bawang merah bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di lahan kosong seluas 5500 Meter² yang berlokasi di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Selasa, (10/12).

“Ini adalah bukti bahwa di tengah keterbatasan lahan yang ada, kita masih bisa terus memaksimalkan potensi yang ada untuk mewujudkan ketahanan pangan melalui urban farming. Yang mana hal tersebut juga merupakan salah satu upaya kita bersama dalam pengendalian inflasi daerah,.” tutur Pj wali kota, usai memanen cabai dan bawang bersama Kelompok Tani Sukamandi tersebut.

Baca Juga :  300 Warga Jambe Antusias Hadiri Reses Pertama Wawan Sumarwan, SH Komisi II DPRD Banten

Terlebih, Dr. Nurdin, menambahkan, cabai dan bawang merupakan salah satu komoditi yang paling dicari di pasaran sehingga masyarakat akan lebih mudah terpenuhi kebutuhannya jika menanam sendiri di lahan dan pekarangan masing-masing.

“Tentunya akan lebih mudah jika bisa menuai apa yang kita tanam, memasak apa yang ada di pekarangan rumah. Inilah yang kita akan terus dorong agar masyarakat mulai menanam tanaman-tanaman yang menjadi kebutuhan sehari-hari agar tidak terjadi lonjakan harga di pasar yang turut menyebabkan inflasi,” terang Dr. Nurdin.

Baca Juga :  Koperasi Merah Putih Resmi Diluncurkan, Bupati Tangerang Optimistis Ekonomi Desa Semakin Mandiri

Alumnus Universitas Indonesia tersebut, berharap, melalui gerakan Tangerang Urban Farming ini dapat terwujud kemandirian dan swasembada pangan di Kota Tangerang yang merupakan Kota Metropolitan tersebut.

“Alhamdulillah, di lahan yang luasnya sekitar 5500 Meter² ini panen cabainya mencapai 3,07 ton dan panen bawang merahnya mencapai 3,6 ton, sehingga potensi untuk menuju ke arah tersebut sangatlah terbuka, asalkan kita dapat berkolaborasi memanfaatkan lahan-lahan kosong yang kita punya untuk ber-urban farming,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wadidaw! Proyek Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Aktivis Minta Evaluasi dan Pengawasan Ketat
Semarak! Warga RW 06 Sukabakti Sambut 1 Muharram 1448 H dengan Pawai Obor
Korban Dugaan Pengeroyokan oleh Oknum Matel Gelar Konferensi Pers, Tegaskan Lanjutkan Proses Hukum
Warga Sukabakti Bangga, Kantor Kelurahan Kini Tampil Lebih Rapi dan Nyaman
Pengusaha Reklame Tidak Paham Birokrasi, Bukan Hanya Izin Bodong Konstruksi Reklame Dipandang Beresiko Rubuh
Heboh! Proyek Gapura Rp98 Juta di Babakan Diduga Gunakan Material Bekas, Septrian Ketum KDM Angkat Bicara
Kepala KUA Kecamatan Legok pimpin langsung Ahad Nikah Putri Pertama Bapak Jepri
Bongkar Kedok? Disurati Satgasus GNP-Tipikor, Koperasi Bersama Mandiri Akui Izin Operasional Masih ‘Proses Pengajuan’
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:23 WIB

Wadidaw! Proyek Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Aktivis Minta Evaluasi dan Pengawasan Ketat

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:27 WIB

Semarak! Warga RW 06 Sukabakti Sambut 1 Muharram 1448 H dengan Pawai Obor

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:35 WIB

Korban Dugaan Pengeroyokan oleh Oknum Matel Gelar Konferensi Pers, Tegaskan Lanjutkan Proses Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:23 WIB

Warga Sukabakti Bangga, Kantor Kelurahan Kini Tampil Lebih Rapi dan Nyaman

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:19 WIB

Pengusaha Reklame Tidak Paham Birokrasi, Bukan Hanya Izin Bodong Konstruksi Reklame Dipandang Beresiko Rubuh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!