Diduga Dipukul dengan Helm, Dua Warga Curug Jadi Korban Pengeroyokan Oknum Matel

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKBERITATV.COM, Tangerang – Keberadaan oknum mata elang (matel) yang kerap dikeluhkan masyarakat kembali menjadi sorotan. Kali ini, dua warga berinisial RM dan D diduga menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan oleh sekelompok oknum matel di Jalan PLP Curug, Kabupaten Tangerang, Selasa (9/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu RM dan D sepulang dari Klinik Suci Medical di Kampung Ciakar menuju arah Curug untuk mencari tempat steam guna mencuci kendaraan mereka. Ketika tiba di Jalan PLP Curug, tepatnya di samping Gang Vihara RT 01 RW 07, Kelurahan Curug Kulon, keduanya melihat sekelompok orang yang diduga merupakan mata elang sedang beroperasi di lokasi tersebut.

Merasa aktivitas tersebut meresahkan masyarakat, RM dan D kemudian mendatangi kelompok tersebut dan menegur agar tidak beroperasi di kawasan tersebut. Namun, teguran tersebut diduga tidak diterima dengan baik hingga terjadi cekcok yang berujung pada dugaan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap kedua korban.

Akibat kejadian tersebut, RM mengalami luka memar dan lecet pada bagian lengan kiri dan kanan serta merasakan nyeri pada bagian punggung akibat beberapa pukulan yang diduga menggunakan helm. Sementara itu, D mengalami benjolan atau pembengkakan pada bagian kepala akibat pukulan yang diterimanya saat insiden berlangsung.

Baca Juga :  PWI Banten Gelar Rapat Pleno Akhir Tahun, Anggota Langgar PD/PRT Akan Di Beri Sangsi Pemberhentian

Atas kejadian tersebut, kedua korban melaporkan

peristiwa yang dialaminya ke Polsek Curug. Laporan tersebut telah diterima dengan Nomor: TBL/101/B/VI/2026/Polsek Curug/Polres Tangerang Selatan.

Kuasa hukum korban, Erik, menyampaikan bahwa laporan kliennya telah diterima dan berharap proses hukum berjalan secara profesional, objektif, dan transparan.

“Kami berharap proses hukum berjalan sebagaimana mestinya dan para pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Erik.

Erik juga meminta para aktivis dan rekan-rekan media untuk turut mengawal kasus tersebut hingga selesai guna memastikan para korban mendapatkan keadilan.

Sebagai bentuk dukungan moril kepada korban, sejumlah aktivis dari berbagai elemen masyarakat turut mendatangi Polsek Curug. Di antaranya aktivis dari LSM Harimau dan LSM KDM Masyarakat yang hadir untuk memberikan dukungan kepada RM dan D serta menunjukkan kepedulian terhadap penegakan hukum dan perlindungan masyarakat dari dugaan tindak kekerasan.

Baca Juga :  Senam Bersama Sachrudin-Maryono, FWTC Minta Di Perhatikan Pembangun Di Wilayahnya.

Para aktivis berharap aparat penegak hukum (APH) dapat mengusut tuntas laporan tersebut secara profesional, objektif, dan transparan. Mereka juga mendesak agar dilakukan penindakan tegas terhadap oknum-oknum yang diduga melakukan tindakan melanggar hukum dan meresahkan masyarakat.

Kasus ini pun menjadi perhatian publik. Masyarakat berharap Polsek Curug dapat mengungkap para pelaku dan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat dalam dugaan pengeroyokan tersebut.

Warga juga meminta aparat untuk menertibkan aktivitas oknum mata elang yang dinilai kerap menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap seluruh fakta terkait peristiwa tersebut. Masyarakat pun mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas, profesional, dan transparan dalam menangani kasus ini demi memberikan rasa keadilan bagi korban serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat dari aksi-aksi kekerasan yang meresahkan.

Penulis : Rivaldi

Berita Terkait

New Sakera Production Siap Guncang Rancagong, Hadirkan Hiburan Masyarakat
New Sakera Production Siap Guncang Rancagong, Hadirkan Hiburan Masyarakat
BPN Sebut Lahan Warga Terindikasi Aset TNI AD, Masyarakat Rancagong Tagih Bukti dan Dasar Hukumnya
LSM KDM Soroti Proyek Galian Kabel SKTM 20 KV Milik PLN Di Sukamulya, Diduga APD Dan Rambu Serta SOP Diabaikan.
Bangunan Indomaret Cimone Jaya Tak Kunjung Disegel: Satpol PP Diduga Mandul
Proyek Hotmix Kualitas Rendah dan Sangat Tipis, Aktivis Minta Proyek Hotmix di Kelurahan Medang digelar ulang
Wadidaw!! Proyek Saluran Air di Medang Lestari Disorot Aktivis, Diduga Dikerjakan Asal Jadi
Kisah Pilu Pasien Miskin di Tangerang, Keluarga Jual Motor Demi Bayar Rumah Sakit
Berita ini 129 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WIB

Diduga Dipukul dengan Helm, Dua Warga Curug Jadi Korban Pengeroyokan Oknum Matel

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:51 WIB

New Sakera Production Siap Guncang Rancagong, Hadirkan Hiburan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:22 WIB

New Sakera Production Siap Guncang Rancagong, Hadirkan Hiburan Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:00 WIB

BPN Sebut Lahan Warga Terindikasi Aset TNI AD, Masyarakat Rancagong Tagih Bukti dan Dasar Hukumnya

Senin, 1 Juni 2026 - 17:44 WIB

LSM KDM Soroti Proyek Galian Kabel SKTM 20 KV Milik PLN Di Sukamulya, Diduga APD Dan Rambu Serta SOP Diabaikan.

Berita Terbaru

error: Content is protected !!