PKBM Ujung Tombak Dalam Melayani dan Mengetaskan Anak Putus Sekolah Untuk Mengurangi Angka Kemiskinan

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang | Dalam seminar pendidikan non formal di hotel lemo, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) adalah ujung tombak dalam melayani dan mengetaskan anak putus sekolah untuk mengurangi angka kemiskinan. Kamis, 11/12/2025.

Hal ini memungkinkan anak-anak yang sebelumnya terpaksa meninggalkan bangku sekolah untuk melanjutkan pendidikan mereka tanpa terikat oleh jadwal dan kurikulum kaku seperti di sekolah formal.

Faktor penyebabnya beragam, mulai dari kesulitan ekonomi, pernikahan dini, hingga kurangnya motivasi belajar dan di tinggal orang tua bekerja di luar negeri.

Kemudian yang menjadi narasumber dalam seminar tersebut adalah sebagai berikut:

1.Dr.H.Maesyal Rasyid, Bupati Tangerang

2.Dr.H.Mas Imam Kusnandar Ketua dewan pendidikan.

3.Madsoni, M.Pd dari Dewan Pendidikan

4.Sopyan dari Dinas pendidikan

5.Busron dri BAN PDM Provinsi Banten

6.Eko Yudiawan Hermanto dri BPMP banten.

Baca Juga :  FSP KEP KSPSI Gelar Workshop, Jumhur Hidayat : Praktik Union Busting Akan Kami Cegah

Madsoni, memaparkan bahwa dirinya mendorong 5 poin yang di amanahkan oleh Bupati Tangerang agar astacita 12 tahun menjadi sukses.

“Ada lima poin kebijakan GELAS ( Gerakan Lanjut Sekolah).

1.Urusan Pemerintahan di

    bidang pendidikan yang

    menjadi kewengan Kabu

    paten yaitu:

    – Pendidikan Pra Sekokah

    – Pendidikan Dasar

    – Pendidikan non formal,

      Paket A,B, dsn C;

2.Data BPS lama sekolah

    masyarakat di Kabupaten

    Tangerang 9,06.

3. jumlah satuan pendidik

    an setiap jenjang pendidi

    kan SD/MI – SMP/MTs –

    SMA/SMK/MAN/MAK ti

    dak sebanding berdam

    pak terhadap daya tam

    pung, berpotensi ATS;

4.Keterbatasan sumberda

    ya dinas pendidikan un

    tuk mengcover seluruh

    peserta didik usia seko

    lah dan usia lepas seko

Baca Juga :  Gerak Cepat, Pemkot Tangerang Tangani Banjir Di Garden City Akibat Tanggul Jebol

    lah (>25 tahun);

5.Diperlukan kolaborasi,

    singkronisasi, dan siner

    gi institusi dan program

    Pemerintah Daerah, Pe

    merintah Desa, dan Ma

    syarakat melalui PKBM,” papar Madsoni.

Menurut Dr.H. Mas Iman Kusnandar, Ketua dewan pendidikan perlu adanya dorongan dari dewan pendidik untuk mensosialisasikan kepada masyarakat yang tertinggal.

“Dewan pendidik harus mensosialisasikan kepada masyarakat yang tertinggal agar semua berjalan dengan apa yang sudah di rencanakan untuk kedepannya,”ucapnya.

Mesyal Rasyid, Bupati Tangerang menuturkan desa harus lebih optimal dan mencanangkan program untuk sekolah yang tertinggal.

“Mana program yang penting dan dirasa manfaatnya oleh masyarakat maka laksanakan program tersebut di dua ribu dua enam, instruksi untuk desa dan lebih peduli menganggarkan biaya pendidikan untuk masyarakat yang putus sekolah,” ujar Bupati Tangerang.(Red)

Berita Terkait

Semarak! Warga RW 06 Sukabakti Sambut 1 Muharram 1448 H dengan Pawai Obor
Korban Dugaan Pengeroyokan oleh Oknum Matel Gelar Konferensi Pers, Tegaskan Lanjutkan Proses Hukum
Warga Sukabakti Bangga, Kantor Kelurahan Kini Tampil Lebih Rapi dan Nyaman
Pengusaha Reklame Tidak Paham Birokrasi, Bukan Hanya Izin Bodong Konstruksi Reklame Dipandang Beresiko Rubuh
Heboh! Proyek Gapura Rp98 Juta di Babakan Diduga Gunakan Material Bekas, Septrian Ketum KDM Angkat Bicara
Kepala KUA Kecamatan Legok pimpin langsung Ahad Nikah Putri Pertama Bapak Jepri
Bongkar Kedok? Disurati Satgasus GNP-Tipikor, Koperasi Bersama Mandiri Akui Izin Operasional Masih ‘Proses Pengajuan’
Polsek Curug Gelar Apel Bersama Sabuk Kamtibmas dan LSM Harimau, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Wilayah
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:27 WIB

Semarak! Warga RW 06 Sukabakti Sambut 1 Muharram 1448 H dengan Pawai Obor

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:35 WIB

Korban Dugaan Pengeroyokan oleh Oknum Matel Gelar Konferensi Pers, Tegaskan Lanjutkan Proses Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:23 WIB

Warga Sukabakti Bangga, Kantor Kelurahan Kini Tampil Lebih Rapi dan Nyaman

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:19 WIB

Pengusaha Reklame Tidak Paham Birokrasi, Bukan Hanya Izin Bodong Konstruksi Reklame Dipandang Beresiko Rubuh

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:32 WIB

Heboh! Proyek Gapura Rp98 Juta di Babakan Diduga Gunakan Material Bekas, Septrian Ketum KDM Angkat Bicara

Berita Terbaru

error: Content is protected !!