Wakil Walikota Tangerang Sidak Pegawai Yang Tidak Ikut Apel Senin-Jumat

Senin, 5 Mei 2025 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang,Klilberitatv.com- Wakil Wali Kota Maryono yang direncanakan menjadi inspektur upacara pada Apel Pegawai di Lingkup Pemerintah Kota Tangerang, Senin (05/05) secara mendadak mengecek barisan para pegawai yang terlihat masih belum rapi, bahkan Maryono juga menyidak ruangan kerja untuk mengecek para pegawai yang absen apel pagi.

“Saya ingin memastikan bahwa seluruh pegawai memahami pentingnya apel pagi. Ini bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum untuk membangun komunikasi, koordinasi, serta semangat kebersamaan,” ujar Maryono.

Baca Juga :  Ulama Apresiasi Apresiasi Langkah Awal 100 Hari Kinerja Sachrudin-Maryono

Dan dalam sidaknya ke salah satu ruangan kerja, Maryono menjumpai ada pegawai yang karena sakit tidak bisa mengikuti apel.

“Kalau memang sedang sakit, silakan istirahat. Tapi jika tidak ada alasan yang jelas, kita harus jaga disiplin, salah satunya dengan mengikuti apel pagi,” tegasnya.

Maryono juga menjelaskan bahwa sidak yang dilakukannya bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan bentuk pengawasan yang bersifat membangun.

“Apel pagi adalah momen penting untuk mendengarkan arahan pimpinan, menyampaikan informasi program kerja, dan mempererat silaturahmi antar pegawai. Dari sinilah kolaborasi bisa tumbuh untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pasca Kebakaran, Kelurahan Gandasari Bersama Para Ketua RT.RW dan Warga Salurkan Bantuan Donasi Hasil Galang Dana

Sebagai informasi, Pemkot Tangerang telah sejak lama mewajibkan pegawainya mengikuti Apel Pagi setiap Senin dan Jumat. Meskipun telah menerapkan sistem absensi digital berbasis geo-tagging, namun masih ada oknum pegawai yang kurang disiplin karena berbagai alasan. Berbagai hukuman disiplin pun telah diterapkan untuk mendisiplinkan pegawai mulai potongan tunjangan kinerja hingga penurunan pangkat.(rls/red)

Berita Terkait

Warga Legok Datangi BPN Kabupaten Tangerang, Minta Kepastian Hukum Tanah Rumah Tinggal
Diduga Proyek Sarana Prasarana Tak Sesuai Spesifikasi di Medang, Aktivis Minta PPTK Kecamatan Pagedangan Mengevaluasi
RW Dipecat, Ketum AMPPL Indonesia : Jika Tidak Ada Bukti Bisa Fitnah dan Kena Pidana
Penuh Makna, Haflah Nuzulul Qur’an di Kota Tangerang Hadirkan Ustadz dan Qori-Qoriah Nasional
Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Optimalisasi Pemberantasan Korupsi di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya
Warga Binong  Keluhkan Air Kali Berwarna Coklat, Diduga Terkait Proyek Pembangunan di Curug Wetan
Tragedi Longsor Sampah Bantargebang: 4 Nyawa Melayang, Sopir Truk Ditemukan Meninggal di Dalam Kabin
Forwat Tangerang Selatan Giat Bukber Bersama Memperkuat Silatuhrahmi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:36 WIB

Warga Legok Datangi BPN Kabupaten Tangerang, Minta Kepastian Hukum Tanah Rumah Tinggal

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:16 WIB

Diduga Proyek Sarana Prasarana Tak Sesuai Spesifikasi di Medang, Aktivis Minta PPTK Kecamatan Pagedangan Mengevaluasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:24 WIB

RW Dipecat, Ketum AMPPL Indonesia : Jika Tidak Ada Bukti Bisa Fitnah dan Kena Pidana

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:04 WIB

Penuh Makna, Haflah Nuzulul Qur’an di Kota Tangerang Hadirkan Ustadz dan Qori-Qoriah Nasional

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:35 WIB

Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Optimalisasi Pemberantasan Korupsi di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!