Tangerang, Klikberitatv.com-Kecamatan larangan menggelar pelatihan membatik, Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan HUT RI Ke-80 Tahun yang berlangsung selama dua hari di halaman kecamatan Larangan, Kota Tangerang.
Kegiatan yang bekerjasama dengan Kordinator Kecamatan ( Korcam ) FUKT Kota Tangerang tersebut melibatkan sekitar 50 peserta dari warga wilayah kecamatan larangan,Kota Tangerang.
Koordinator UMKM Kecamatan Larangan Apt Fenny Adetya Laksmi, S. Farm mengatakan, Kegiatan pelatihan yang digelar oleh Kecamatan Larangan merupakan rangkaian kegiatan memeriahkan HUT RI ke 80 tahun.
Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut kebetulan bekerjasama dengan Forum UMKM kota Tangerang melalui Kordinator Kecamatan larangan.
”Jadi sangat kebetulan ,Karena pelatihan membatik sendiri juga merupakan program kerja FUKT Kota Tangerang, ” Jelasnya

Fenny mengatakan, FUKT sendiri tentu sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan membatik karena kegiatan tersebut salah satu bentuk nyata komitmen FUKT khusunya dibidang pendidikan dan pelatihan dalam mendukung pengembangan kapasitas para pelaku UMKM di Kota Tangerang khususnya di Kecamatan Larangan.
Karena, Membatik bukan hanya keterampilan seni, Tetapi juga bisa menghasilkan sumber ekonomi yang tinggi ketika di kembangkan dengan serius, Kata Fenny yang juga Ketua Bidang Pendidikan Dan Pelatihan FUKT Kota Tangerang, Kamis (15/8/2025)
Fenny juga mengatakan, Dalam proses pelatihan sebelumnya peserta di berikan pemahaman dan pengenalan sejarah atau filosofi batik , Kemudian peserta juga di berikan teknik dasar membatik mengunakan lilin dan pewarnaan hingga proses finishing.
”Jadi tidak hanya teori saja yang kita berikan tetapi peserta langsung praktek agar bisa bener-bener merasakan proses membatik dari awal sampai akhir,”
”Alhamdulillah proses pelatihan membatik pesertanya sendiri sangat semangat dan antusias dalam mengikuti pelatihan setiap sesi dengan aktif dan penuh rasa ingin mengerti cara membuat batik,”

Sehingga para peserta juga tidak ragu untuk bertanya ,berdiskusi dan mencoba langsung teknik membatik meski kegiatan ini merupakan pengalaman pertama untuk peserta.
”Artinya para peserta sudah menunjukan bahwa pelatihan membatik sangat di butuhkan dan diminati oleh masyarakat,” Ujarnya
Lebih Lanjut Fenny juga mengatakan bahwa , FUKT Kota Tangerang tidak menginginkan pelatihan seperti ini hanya di laksanakan sesaat tetapi kedepan FUKT akan mendorong para peserta untuk terus berlatih dan mengembangkan produk karya dari peserta.
”Nanti kita wacanakan untuk memfasilitasi peserta dalam bentuk pendampingan lanjutan atau pelatihan lanjutan misalnya membuka akses penjualan seperti di pameran atau pasar UMKM agar karya batik mereka di kenal meluas,” Ucapnya
Fenny berharap, Setalah kegiatan pelatihan ini para peserta bisa terus mengasah kemampuannya sendiri dan tidak berhenti belajar agar kedepan bisa menjadi pelaku usaha batik di lingkungannya masing-masing.
Dengan begitu selain bisa menghasilkan sumber ekonomi juga menjadi salah satu cara untuk terus melestarikan budaya batik Indonesia khusunya batik kota Tangerang Harapnya(Angga)