Daur Ulang Sampah Menjadi Nilai Ekonomi, Pemkot Luncurkan Program Sedekah Kompos

Senin, 9 Desember 2024 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang,Klikberitatv.com -Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meluncurkan program Sedekah Kompos ke masyarakat. Sebagai langkah awal Pemkot Tangerang mendistribusikan 1,25 ton kompos ke 104 kelurahan di kota Tangerang.

“Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkot untuk mendaur ulang sampah menjadi menjadi barang yang punya nilai ekonomi,” ujar Penjabat (Pj) Wali Kota Dr. Nurdin, saat  melepas truk berisi berkarung-karung kompos yang akan didistribusikan ke 104 kelurahan.

Baca Juga :  Diduga Proyek Sarana Prasarana Tak Sesuai Spesifikasi di Medang, Aktivis Minta PPTK Kecamatan Pagedangan Mengevaluasi

“Nanti masyarakat bisa mendapatkan kompos tersebut secara gratis,” imbuhnya.

Dr. Nurdin, juga berharap, dengan adanya program Sedekah Kompos ini masyarakat jadi lebih terpacu untuk melakukan pemilahan sampah di rumahnya masing-masing.

“Kami juga ingin mendorong masyarakat untuk menyumbangkan sampah organik dengan membudayakan pemilahan sampah di tempat tinggalnya masing-masing,” ucapnya.

Pengolahan sampah menjadi kompos ini, lanjut Dr. Nurdin, sekaligus juga sebagai upaya Pemkot untuk memperpanjang usia TPA Rawa Kucing dengan mengurangi volume sampah yang menumpuk di TPA dan menjadikannya barang yang lebih bermanfaat.

Baca Juga :  Sosialisasikan Sachrudin-Maryono, MPC PP Tangerang Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

“Jadi, di TPA selain tadi ada fasilitas RDF ada juga fasilitas komposting yang perharinya bisa menghasilkan 2 ton kompos. Kompos-kompos tersebut, kami akan distribusikan ke masyarakat terutama KWT yang ada di Kota Tangerang,” pungkasnya.

Berita Terkait

LSM KDM Soroti Proyek Galian Kabel SKTM 20 KV Milik PLN Di Sukamulya, Diduga APD Dan Rambu Serta SOP Diabaikan.
Bangunan Indomaret Cimone Jaya Tak Kunjung Disegel: Satpol PP Diduga Mandul
Proyek Hotmix Kualitas Rendah dan Sangat Tipis, Aktivis Minta Proyek Hotmix di Kelurahan Medang digelar ulang
Wadidaw!! Proyek Saluran Air di Medang Lestari Disorot Aktivis, Diduga Dikerjakan Asal Jadi
Kisah Pilu Pasien Miskin di Tangerang, Keluarga Jual Motor Demi Bayar Rumah Sakit
Warga Sambut Antusias Pekerjaan Hotmix di Kampung. Pabuaran Curug Kulon
Tegas: Septrian Ketum Lsm KDM, Diduga Abaikan Standar Teknis, Proyek Hotmix di Curug Wetan Tipis Minim Pengawasan dan Tetap Berjalan Saat Hujan
Dukung Digitalisasi Pemprov, SMSI Banten Tegaskan Pentingnya Media Siber Kuasai Multi-Platform dan Tangkal Hoaks
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 17:44 WIB

LSM KDM Soroti Proyek Galian Kabel SKTM 20 KV Milik PLN Di Sukamulya, Diduga APD Dan Rambu Serta SOP Diabaikan.

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:08 WIB

Bangunan Indomaret Cimone Jaya Tak Kunjung Disegel: Satpol PP Diduga Mandul

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:35 WIB

Proyek Hotmix Kualitas Rendah dan Sangat Tipis, Aktivis Minta Proyek Hotmix di Kelurahan Medang digelar ulang

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:04 WIB

Wadidaw!! Proyek Saluran Air di Medang Lestari Disorot Aktivis, Diduga Dikerjakan Asal Jadi

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:09 WIB

Kisah Pilu Pasien Miskin di Tangerang, Keluarga Jual Motor Demi Bayar Rumah Sakit

Berita Terbaru

error: Content is protected !!