KLIKBERITATV.COM, Tangerang | Pelaksanaan proyek pembangunan paving blok di Kampung Palasari Rt 01/Rw 04, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, yang dikerjakan oleh (Cv. Raden Kang Mas) dengan anggran APBD,Rp. 99.650.000 menuai sorotan. Hasil pantauan media di lokasi pada Jumat (31/7/2026) menemukan sejumlah dugaan pelanggaran terhadap ketentuan administrasi proyek, standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta kualitas pekerjaan.
Saat salah satu awak media menanyakan keberadaan papan proyek kepada seorang pekerja di lokasi, pekerja tersebut menjawab dengan santai, “Papan proyek dipakai buat bungkus nasi, Bang.” Pernyataan tersebut sontak menjadi perhatian dan memunculkan pertanyaan mengenai kepatuhan pelaksana proyek terhadap ketentuan yang berlaku.
Selain itu, selama proses pekerjaan berlangsung juga tidak tampak adanya petugas pengawas di lapangan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait pengendalian mutu pekerjaan dan kepatuhan terhadap spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Saat dikonfirmasi ke Kecamatan Legok mengenai pengawas proyek, media memperoleh informasi bahwa pengawasan dilakukan oleh seseorang berinisial BM.
Namun hingga berita ini disusun, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atau respons atas upaya konfirmasi yang dilakukan.
Di sisi lain, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga menjadi sorotan. Berdasarkan hasil pantauan, sejumlah pekerja hanya mengenakan rompi tanpa dilengkapi alat pelindung diri (APD) lain yang semestinya digunakan. Bahkan, beberapa pekerja terlihat bekerja tanpa menggunakan alas kaki, sehingga dinilai berisiko tinggi terhadap terjadinya kecelakaan kerja.
Temuan lain di lapangan menunjukkan adanya paving blok yang diduga dalam kondisi rusak atau gompal pada bagian tepi maupun permukaan. Selain itu, pemasangan paving blok terlihat tidak rata dan memiliki celah yang renggang sehingga dinilai berpotensi memengaruhi kekuatan konstruksi.
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan permukaan jalan mudah bergeser, amblas, atau mengalami kerusakan lebih cepat ketika dilalui kendaraan maupun terkena genangan air hujan.
Berbagai temuan tersebut mengindikasikan perlunya evaluasi terhadap pelaksanaan proyek, baik dari sisi administrasi, pengawasan, penerapan K3, maupun kualitas pekerjaan di lapangan.
Media meminta instansi terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut guna memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan, memenuhi standar teknis, mengutamakan keselamatan kerja, serta menjamin kualitas hasil pembangunan yang dapat dipertanggung jawabkan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana maupun pengawas proyek belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai temuan tersebut.
Penulis : Dn








