KLIKBERITATV.COM ,Tangerang — Proyek pemeliharaan jalan lingkungan permukiman di Kampung Pondok Jengkol RT 02/RW 04, Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan.Pasalnya, pengerjaan hotmix jalan tersebut diduga terlalu tipis dan tidak sesuai spesifikasi teknis, Minggu (24/05/2026).
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut bersumber dari anggaran APBD dengan nilai Rp169.711.000 dan dikerjakan oleh CV. Cikal Lautan Rizki,Dari hasil pantauan awak media di lapangan, lapisan hotmix terlihat diduga sangat tipis sehingga menimbulkan pertanyaan terkait kualitas dan ketahanan jalan. Kondisi ini memicu dugaan adanya pengurangan volume material dalam pelaksanaan proyek.
selain itu di lapangan, sejumlah kendaraan pengangkut material hotmix masih keluar masuk area pekerjaan meski cuaca tidak mendukung proses pengaspalan.
Saat dikonfirmasi, salah satu pekerja yang mengaku sebagai pelaksana kegiatan, berinisial RF, membenarkan pekerjaan tetap berjalan.
“Iya bang, saya pelaksananya. Ini baru tiga mobil yang datang,” ujar RF singkat kepada awak media.
Pelaksanaan proyek di tengah hujan mendapat kritik dari aktivis sosial Septrian. Ia menilai pekerjaan tersebut terkesan dipaksakan dan dikhawatirkan berdampak terhadap kualitas hasil pengerjaan jalan.
“Bagaimana mau rapi hasil pekerjaannya kalau kondisi hujan tetap dipaksakan digelar. Agregat yang digunakan juga terkesan hanya formalitas,” tegas Septrian Ketum LSM KDM (Komando Demokrasi Masyarakat).
Menurutnya, pekerjaan hotmix seharusnya memperhatikan standar teknis dan kondisi cuaca demi menjaga kualitas serta ketahanan jalan. Sebab, proses pengaspalan yang dilakukan saat permukaan jalan basah berpotensi mengurangi daya rekat material.
Ia juga meminta dinas terkait turun langsung melakukan pengawasan agar proyek yang menggunakan anggaran pemerintah tidak dikerjakan asal-asalan.
“Jangan sampai masyarakat dirugikan akibat pekerjaan yang tidak sesuai prosedur. Pengawasan harus diperketat,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak instansi terkait mengenai alasan pekerjaan tetap dilakukan saat hujan.
Penulis : Dn








