Proyek U-Ditch di Ranca Iyuh Panongan Diduga Berkualitas Buruk, Diprediksi Akan Cepat Rusak

Minggu, 19 April 2026 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKBERITATV.COM, Tangerang – Proyek U-Ditch di Kampung Ranca Serdang, Desa Rancaiyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan oleh CV Matahari Terbit Pagi diduga menggunakan material dengan kualitas dibawah standar. Sabtu, 18/04/2026.

Ironis, Proyek U-Ditch yang harusnya dapat memberikan manfaat atau solusi dalam mengatasi genangan air dan banjir diduga malah jadi sasaran kontraktor nakal yang melakukan pemangkasan anggaran dengan cara mengurangi spesifikasi, standar dan kualitas material, sehingga belum juga dikerjakan material sudah mengalami keretakan yang cukup signifikan.

Baca Juga :  Pastikan Arus Balik Mudik Lebaran Aman dan Lancar, Kapolres Pantau Rest Area KM 13,5 dan KM 14 Tangerang

Proyek yang kualitasnya buruk tidak akan memberikan manfaat jangka panjang, bahkan proyek akan mudah rusak, sehingga anggaran yang bersumber dari hasil pajak rakyat ini akan terbuang sia-sia dan hanya dijadikan ajang untuk mengeruk dana APBD.

Saat dijumpai, salah seorang pekerja menyebut bahwa proyek yang dikerjakannya ini yakni proyek dari Kecamatan Panongan, untuk pelaksananya sendiri dia kurang mengetahuinya.

“Pekerjaan Kecamatan, coba tanya pengawasnya, soalnya saya juga kurang cukup tahu, saya kan cuma kuli,”singkat pekerja dengan ramah.

Baca Juga :  Secara Aklamasi Piki Alpian Terpilih Menjadi Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Benda

Menanggapi hal itu, Aktivis masyarakat, Rivaldi menilai proyek yang berkualitas buruk faktor utamanya dikarenakan lemahnya pengawasan dan monitoring dari pihak Kecamatan, khususnya pengawas dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

“Kalau jelek ya diganti materialnya, daripada nantinya nggak ada manfaatnya, cuma buang-buang anggaran saja, PPTK Kecamatan Panongan harus segera mengevaluasi, belum juga dipasang kok materialnya sudah pada retak dan pecah, kualitasnya perlu dipertanyakan itu,” tegasnya.

Sampai berita ini diterbitkan Camat Panongan belum dikonfirmasi

Penulis : mnk

Berita Terkait

Danramil 02 Curug Hadiri Nobar Final Piala Dunia 2026, Memperkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Tasyakuran Khitanan Muhammad Rafka Raffasya Berlangsung Khidmat, Pimpinan Redaksi KLIKBERITATV.COM Turut Hadir
Ketua DPW LSM HARIMAU Banten Hadiri Tasyakuran Khitanan Muhammad Rafka Raffasya, di Hadiri Tokoh Masyarakat dan Bintang Tamu Ari DA 1
Proyek Drainase Desa Peusar Disorot, Ketum LSM KDM Minta Evaluasi Dugaan Pekerjaan Tak Sesuai Standar dan Keselamatan Kerja
Digelar Sangat Tipis, Aktivis Minta Camat Panongan Agar Proyek Hotmix di Mekarbakti Segera Digelar Ulang
Pelaksanaan Proyek Turap di Bojong Nangka Sudah Sesuai Prosedur, LipanHam : Kritik Harus Sesuai Fakta Jangan Tendensius atau Pendapat Pribadi
Hendra Primitif Dorong Dinas Sosial dan Kesbangpol Rangkul Pengamen Jalanan, Ketua Komunitas Berharap Ada Perhatian Nyata dari Pemerintah
Galian Tanah Diduga Ilegal di Binong Belum Tersentuh Penindakan, Aktivis: Tegakkan Aturan, Jangan Hanya Datang ke Lokasi
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 03:17 WIB

Danramil 02 Curug Hadiri Nobar Final Piala Dunia 2026, Memperkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 - 00:30 WIB

Tasyakuran Khitanan Muhammad Rafka Raffasya Berlangsung Khidmat, Pimpinan Redaksi KLIKBERITATV.COM Turut Hadir

Senin, 20 Juli 2026 - 00:19 WIB

Ketua DPW LSM HARIMAU Banten Hadiri Tasyakuran Khitanan Muhammad Rafka Raffasya, di Hadiri Tokoh Masyarakat dan Bintang Tamu Ari DA 1

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:36 WIB

Proyek Drainase Desa Peusar Disorot, Ketum LSM KDM Minta Evaluasi Dugaan Pekerjaan Tak Sesuai Standar dan Keselamatan Kerja

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:19 WIB

Digelar Sangat Tipis, Aktivis Minta Camat Panongan Agar Proyek Hotmix di Mekarbakti Segera Digelar Ulang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!