Gelar Diskusi Publik , Forum NGO Tangerang Raya Siap Kritisi Kebijakan Pembangunan Di Kota Tangerang

Senin, 24 Maret 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang,Klikberitatv.com-Sejumlah pegiat sosial dan aktivis Kota Tangerang menyatakan, siap mengawal dan mengkritisi kebijakan maupun program-program Pemerintah Daerah Kota Tangerang yang digawangi Wali Kota Sachrudin dan Wakilnya Maryono Hasan.

Para pegiat aktivis tersebut diantaranya, Saipul Basri alias Marsel, Andi Lala Ketua Forum Wartawan Tangerang (FORWAT), Arief Gibe, Hilman Santosa (PORTAS), Ketua HIPMATA Iday hingga Ketua Umum Persatuan Pegawai Non-ASN Provinsi Banten San Rodi Kucay.

Hal tersebut terungkap saat Diskusi Publik dan Buka Puasa Bersama Forum NGO Tangerang Raya, di Kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang dengan tema “Menakar Pembangunan Daerah dan Mengawal Kebijakan Pemerintah dalam Pembangunan Daerah”, Senin (24/03) petang.

Dalam pacarnya, Marsel menyatakan akan terus mengkritisi kebijakan-kebijakan pembangunan Kota Tangerang di bawah kepemimpinan Sachrudin-Maryono secara konstruktif.

“Agar kedepan setiap kebijakan-kebijakan yang ada pro terhadap masyarakat tidak hanya bagi kepentingan kelompok,” ujar Marsel.

Baca Juga :  BKPRMI DPK Periuk Gelar Muscam Periode 2025-2028, Berharap Ketua Terpilih Bisa Lebih Merangkul Remaja Masjid Periuk

Oleh karenanya, Marsel mengatakan, bersama NGO Tangerang Raya akan terus mengontrol pembangunan-pembangunan di Kota Tangerang. Yang akuntabel transparan, sehingga kebijakan tersebut dapat dinikmati masyarakat Kota Tangerang.

Ia menambahkan, diskusi publik digelar dengan tujuan terciptanya kesejahteraan masyarakat dan pemerataan ekonomi. Mengingat, kata dia, bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab besar dalam merencanakan dan menjalankan kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Namun pembangunan yang efektif tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan pengawasan dan partisipasi aktif dari masyarakat, akademisi, media serta lembaga pengawas lainnya,” tegas Marsel.

Dalam kesempatan yang sama, Andi Lala mengatakan, pihaknya sebagai kontrol sosial (media) juga akan mengontrol dan mengkritisi pembangunan di Kota Tangerang.

“Kita siap mengawal kebijakan maupun program-program yang dikeluarkan oleh Sachrudin-Maryono. Seperti program 3G, Gampang Kerja, Gampang Sekolah dan Gampang Sembako,” ujar Lala.

“Karena itu janji-janji mereka pada Pilkada kemarin. Nah dalam 100 hari kerja mereka itu kita akan lihat bagaimana program itu berjalan dan sampai ke masyarakat,” sambung dia menegaskan.

Baca Juga :  Solidaritas Wartawan Curug Terjalin Hangat dalam Ngopi Bareng di Cafe 86

Menurutnya, Pemerintah Daerah Kota Tangerang dibawah kepemimpinan Sachrudin-Maryono harus lebih baik.

“Infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Kami siap mengawal setiap kebijakan-kebijakan itu demi pembangunan Kota Tangerang yang lebih baik,” imbuh Lala.

Sementara itu, San Rodi Kucay juga menegaskan akan terus mengkritisi kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kota Tangerang.

“Meski saya bekerja di Kesbangpol, tapi saya akan terus menyuarakan temen-temen honorer atau PPPK yang saat ini belum menjadi PPPK penuh waktu,” kata dia menekankan.

Sekedar informasi, Sachrudin-Maryono Hasan yang baru sebulan ini dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang memiliki program unggulan, yakni 3G (Gampang Kerja, Gampang Sekolah dan Gampang Sembako).(red)

Berita Terkait

Misteri!! Berdirinya Reklame di Sukabakti, Dugaan Kongkalikong Oknum Pejabat dan Pengusaha Menguat
Wadidaw! Proyek Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Aktivis Minta Evaluasi dan Pengawasan Ketat
Semarak! Warga RW 06 Sukabakti Sambut 1 Muharram 1448 H dengan Pawai Obor
Korban Dugaan Pengeroyokan oleh Oknum Matel Gelar Konferensi Pers, Tegaskan Lanjutkan Proses Hukum
Warga Sukabakti Bangga, Kantor Kelurahan Kini Tampil Lebih Rapi dan Nyaman
Pengusaha Reklame Tidak Paham Birokrasi, Bukan Hanya Izin Bodong Konstruksi Reklame Dipandang Beresiko Rubuh
Heboh! Proyek Gapura Rp98 Juta di Babakan Diduga Gunakan Material Bekas, Septrian Ketum KDM Angkat Bicara
Kepala KUA Kecamatan Legok pimpin langsung Ahad Nikah Putri Pertama Bapak Jepri
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:59 WIB

Misteri!! Berdirinya Reklame di Sukabakti, Dugaan Kongkalikong Oknum Pejabat dan Pengusaha Menguat

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:23 WIB

Wadidaw! Proyek Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Aktivis Minta Evaluasi dan Pengawasan Ketat

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:27 WIB

Semarak! Warga RW 06 Sukabakti Sambut 1 Muharram 1448 H dengan Pawai Obor

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:35 WIB

Korban Dugaan Pengeroyokan oleh Oknum Matel Gelar Konferensi Pers, Tegaskan Lanjutkan Proses Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:23 WIB

Warga Sukabakti Bangga, Kantor Kelurahan Kini Tampil Lebih Rapi dan Nyaman

Berita Terbaru

error: Content is protected !!