KLIKBERITATV.COM, Tangerang – Proyek pemeliharaan U-Ditch RT 03/RW 01, Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026, menuai sorotan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, pekerjaan dengan nilai anggaran sebesar Rp99.771.000 dan volume sepanjang 85 meter, menggunakan U-Ditch ukuran 30×30 lengkap dengan tutup. Proyek tersebut tercantum dilaksanakan oleh CV. Citra Bakti Mandiri dengan waktu pelaksanaan 21 hari kalender.
Namun, pelaksanaan pekerjaan di lapangan diduga tidak sesuai dengan standar spesifikasi maupun kualitas yang dipersyaratkan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pemasangan U-Ditch yang diduga tidak menggunakan lantai dasar atau mortar sebagai bagian dari persiapan dasar pemasangan.
Selain persoalan teknis, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) para pekerja juga turut dipertanyakan. Sejumlah pekerja yang terlihat di lokasi diduga tidak dilengkapi perlengkapan keselamatan kerja yang memadai.
Gunawan dari Lembaga Garda Sakti menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius pihak terkait. Menurutnya, setiap pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah harus dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, ketentuan kontrak, serta memperhatikan keselamatan para pekerja.
“Pekerjaan yang menggunakan uang negara tentunya harus dikerjakan sesuai spesifikasi dan kualitas yang telah ditentukan. Jangan sampai pekerjaan baru selesai tetapi kualitasnya tidak sesuai sehingga berpotensi merugikan masyarakat,” ujar Gunawan.
Ia juga meminta pihak kecamatan maupun instansi teknis terkait melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pekerjaan tersebut, termasuk memastikan metode pemasangan U-Ditch telah sesuai dengan standar teknis yang tercantum dalam dokumen pekerjaan.
“Selain kualitas pekerjaan, K3 juga harus diperhatikan. Keselamatan pekerja jangan sampai diabaikan,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, dugaan ketidaksesuaian tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait. Pemeriksaan teknis di lapangan diperlukan untuk memastikan apakah pelaksanaan pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi dan dokumen kontrak.
Masyarakat berharap proyek yang dibiayai APBD dapat menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, memiliki daya tahan sesuai perencanaan, serta memberikan manfaat maksimal bagi warga.
Penulis : Zhun








