KLIKBERITATV.COM, Tangerang – Proyek pembangunan saluran air U-Ditch di kawasan Perumahan RW 14, Kelurahan Binong, menuai keluhan dari warga setempat. Pasalnya, tanah hasil galian dibiarkan menumpuk di sepanjang pinggir jalan tanpa segera disingkirkan, sehingga mengganggu kenyamanan dan kelancaran lalu lintas warga.
Ryan, salah seorang warga Perumahan Binong, mengaku sudah menegur para pekerja di lokasi. Namun, pihak pekerja berdalih pembersihan akan dilakukan setelah pekerjaan selesai.
“Tumpukan tanah itu bikin jalan menyempit dan tidak enak dipandang. Saya harap segera dirapikan, jangan dibiarkan menumpuk di sepanjang jalan warga,” Katanya kepada wartawan, Jum’at (8/5/2026).
Ryan juga menegaskan akan terus memantau jalannya pembangunan U-Ditch di wilayahnya agar tidak dikerjakan asal-asalan. Ia pun mendesak pengawas kecamatan dan pengawas lapangan untuk lebih aktif memperhatikan kualitas pengerjaan.
“Saya sangat mendukung adanya pembangunan di wilayah, namun jika pembangunan asal-asalan, saya akan menegur dan melaporkan ke instansi terkait,” tegasnya.
Keprihatinan serupa disampaikan Rudi, salah satu pengguna jalan. Menurutnya, tanah galian yang tidak langsung dibuang membuat badan jalan menyempit drastis.
“Kasihan, jalan yang tadinya bisa dilewati dua mobil bersimpangan, sekarang warga harus antre dan bersabar,” keluhnya.
Warga berharap pihak pelaksana proyek dan pengawas terkait segera mengambil tindakan nyata, baik dengan memasukkan tanah ke dalam karung maupun langsung mengangkutnya. Agar jalan kembali bisa digunakan dengan nyaman dan proyek pembangunan berjalan tertib sesuai standar yang berlaku.

Sekedar diketahui Pembangunan U-Dith dikerjakan oleh CV. Tandan Berkah Jaya dengan anggaran Rp 119.734.000,-.Lokasi di RT 02 RW 14 Perumahan Binong Permai Kelurahan Binong Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang. Hingga berita diterbitkan belum ada klarifikasi dari pihak pemborong atau Instansi terkait.
Penulis : pokja wartawan curug








