Proses Verifikasi, Tim KLHK Kunjungi KWT Srikandi Dan TPST Kelurahan Nusa Jaya

Kamis, 26 Juni 2025 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang,Klikberitatv.com — Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci,Kota Tangerang menerima kunjungan tim verifikasi lapangan dari Program Kampung Iklim (Proklim) di KWT Srikandi RW 008 dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) RW 007 yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pada Kamis (26/6/2025).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menyampaikan apresiasinya atas kekompakan warga dan seluruh elemen di Kelurahan Nusa Jaya khususnya Rw 008.

“Kalau saya lihat, sangat baik apa yang sudah dilakukan oleh Pak RW bersama seluruh komponen masyarakat di sini. Saya sangat mengapresiasi kekompakan dan sinerginya. Harapannya, hasil penilaian dari tim verifikasi ini maksimal dan dapat membanggakan kita semua, khususnya Kota Tangerang,” ujarnya.

Wawan juga berharap agar kegiatan yang telah dilakukan warga RW 008 dan RW 007 dapat terus ditingkatkan dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain.

“Saya berharap, apa yang sudah dilakukan warga RW 008 dan RW 007 bisa terus ditingkatkan. Ke depan, mudah-mudahan bisa menjadi Proklim Lestari tingkat nasional,” tambahnya.

Baca Juga :  Langka Gas 3 Kg, Rakyat Marahi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Ini Tanggapan DPRD Kota Tangerang

Senada, Tim Verifikasi Proklim Lestari dari KLHK, Tri Widayati menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah lanjutan dalam proses verifikasi aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di tingkat masyarakat.

“Proklim adalah bentuk pengakuan terhadap aksi-aksi di tingkat tapak yang berkaitan dengan pengendalian perubahan iklim, baik melalui adaptasi maupun mitigasi. RW 008 dan RW 007 saat ini sedang dalam proses verifikasi untuk menjadi bagian dari Proklim Lestari 2025,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara berbagai pihak, mulai dari warga, RW, Lurah, Camat, hingga OPD teknis seperti Dinas Lingkungan Hidup.

“Yang kami lihat hari ini luar biasa. Ada kerja sama yang solid antara warga, RW, Lurah, Camat, hingga Dinas Lingkungan Hidup. Ini menunjukkan adanya kesadaran kolektif dalam membangun ketahanan terhadap dampak perubahan iklim serta kontribusi nyata untuk menurunkan emisi gas rumah kaca,” katanya.

Tri memaparkan bahwa indikator utama dalam Proklim mencakup respons terhadap berbagai dampak perubahan iklim seperti kekeringan, banjir, longsor, dan ancaman terhadap ketahanan pangan. Selain itu, kegiatan seperti pemanfaatan energi terbarukan (misalnya penggunaan panel surya), pengelolaan sampah organik, penggunaan pupuk organik, hingga penanaman pohon menjadi bagian penting dalam mitigasi perubahan iklim.

Baca Juga :  Rindu Belanja di Pasar Anyar, Maryono Ajak Pedagang Segera Ramaikan Kembali Pasar Yang Sudah Nyaman

“Masyarakat di sini juga sudah mulai mengadopsi praktik ramah lingkungan, seperti memanfaatkan limbah organik sebagai pupuk, mengurangi penggunaan pupuk kimia, dan menanam pohon untuk menyerap emisi CO². Ini adalah langkah nyata dalam menurunkan kontribusi terhadap pemanasan global,” ujarnya.

Selain aksi lingkungan, aspek kelembagaan dan keberlanjutan juga menjadi penilaian penting dalam Proklim.

“Tanpa kelembagaan yang kuat, kegiatan ini tidak akan berkelanjutan. Maka dari itu, keberadaan kelompok masyarakat, dukungan pemerintah setempat, dan kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam keberhasilan Proklim,” tutupnya.

Dengan adanya kunjungan ini, RW 008 Kelurahan Nusa Jaya menunjukkan kesiapannya untuk menjadi bagian dari kampung iklim yang tidak hanya tangguh terhadap perubahan iklim, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga lingkungan demi generasi mendatang.(aa)

Berita Terkait

May Day, ribuan massa buruh padati kawasan Monas Jakarta Pusat
Aksi Warga Curug Soroti Dugaan Mafia Tanah, Sempat Terjadi Dorong-dorongan di Depan Paramount Petals
Insiden Kereta di Stasiun Bekasi Timur: Green SM Indonesia Dukung Penuh Investigasi KNKT & PT KAI
DOR! Komplotan Curanmor Lintas Wilayah “Pemetik 13 Motor” Digulung Polres Metro Tangerang Kota
Program MBG Tercoreng Siswa SMK di Tangerang Temukan Ulat di Paket Makan Bergizi Gratis
Ombudsman RI Soroti Pelanggaran Hukum di Lahan Bencongan, Bupati Tangerang Jangan Diam Saja
MUI Pagedangan Desak Penutupan Trenz Club, Tegaskan Tak Ada Ruang Diskusi Nahi Mungkar
Klarifikasi Biaya Acara Kokurikuler dan Perpisahan SMP N 5 Curug.
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:15 WIB

May Day, ribuan massa buruh padati kawasan Monas Jakarta Pusat

Kamis, 30 April 2026 - 19:06 WIB

Aksi Warga Curug Soroti Dugaan Mafia Tanah, Sempat Terjadi Dorong-dorongan di Depan Paramount Petals

Rabu, 29 April 2026 - 19:22 WIB

Insiden Kereta di Stasiun Bekasi Timur: Green SM Indonesia Dukung Penuh Investigasi KNKT & PT KAI

Rabu, 29 April 2026 - 19:12 WIB

DOR! Komplotan Curanmor Lintas Wilayah “Pemetik 13 Motor” Digulung Polres Metro Tangerang Kota

Rabu, 29 April 2026 - 08:12 WIB

Program MBG Tercoreng Siswa SMK di Tangerang Temukan Ulat di Paket Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru

error: Content is protected !!